Mempersiapkan Blender untuk 3D Printing


Hal yang pertama kali dilakukan untuk mempersiapkan Blender untuk 3D printing adalah mengaktifkan addon 3D Printing toolbox. Pada user preferences ketik “3d print” pada kolom pencarian dan aktifkan addon tersebut.

snapshot313

Setelah itu akan muncul 3D Printing tab pada toolself (t) di 3D view.

Kemudian hal yang paling penting adalah menyamakan ukuran satuan di Blender dengan ukuran satuan untuk 3D printing. Hal ini dimaksudkan agar file stl yang kita export sudah dalam ukuran yang sesungguhnya untuk diprint tanpa perlu di-scale lagi di sofware slicernya.

Berikut ini cara pengaturannya:

snapshot318

Pada properties window buka tab “scene”. Pada pengaturan “Units” gunakan sistem “Metric”  dengan Scale sebesar 0.001 seperti pada gambar di atas. Kemudian pada properties panel (klik ‘n’ pada 3d View), pada tab Display atur jumlah lines = 20 dan Scale = 0.01 . Jumlah Lines 20 akan memberikan simulasi heat bed 3D printer berukuran 20 cm x 20 cm

Pengaturan di atas akan menghasilkan ukuran 1cm x 1cm pada setiap kotak grid lines yang besar dan 1 mm x 1 mm  pada setiap kotak grid lines yang kecil seperti pada gambar berikut:

3D Printing Toolbox

snapshot312

Untuk keterangan lebih lanjut tentang 3D Printing Toolbox bisa dilihat di Blender Wiki .

Saya akan mencoba mensharing pengetahuan sejauh yang saya tahu tentang  3D Printing Toolbox ini.

1. Volume : menampilkan berapa volume material yang dibutuhkan untuk mencetak objek. Semakin banyak volume semakin besar uang biaya yang dibutuhkan. Salah satu cara untuk meminimalisir membuat volume sekecil mungkin adalah dengan membuat shell sehingga objek tidak benar-benar padat tetapi bolong di tengah. Contoh:

snapshot321

2. Area : merupakan luas area permukaan objek

3. Solid : mengecek adanya non manifold edges dan bad config edges,

non manifold edges merupakan edges yang tidak menempel dengan satu / lebih faces artinya ada bolong pada permukaan objek. Contoh non manifold edges:

snapshot323

Sementara itu bad config edges mengindikasikan adanya kesalahan arah normal beberapa faces. Untuk mengatasi bad config edges lakukan flip normal pada face yang arah normalnya salah tersebut (membalikkan arah normal ke arah sebaliknya). lustrasinya seperti pada gambar di bawah ini:

bad-config-edges

4. Intersection : mengecek adanya faces yang saling tumpang tindih /intersection

snapshot325

5. Degenerate : mengecek ada tidaknya zero faces . Zero faces adalah faces yang nilai luas areanya lebih kecil dari batas yang ditentukan pada pengaturan nilai degeneratenya (pada gambar di atas adalah 0.00010) sehingga nilai luasnya dianggap mendekati  nol /  dianggap tidak ada. kasihan dia .  Cara mengakali /solusi dari adanya zero faces adalah memeperluas luas area face yang dianggap zero face tersebut (bagi-bagi luas sama face sebelahnya istilah gaulnya). Cara kedua ialah dengan menghapus zero face tersebut lalu mengatur ulang tata letak edge dan vertex.

6. Distorded : mengecek face yang non flat  / tidak datar .Kemungkinan adanya non flat faces disebabkan oleh facenya yang terdiri dari lebih dari 4 edges.

7. Thickness : mengecek face yang kurang dari batas minimal ketebalan

8. Edge sharp : mengecek ada tidaknya garis / edge yang tajam (garis yang tajam tidak bagus untuk 3D Printing, hasil cetaknya mungkin tidak sempurna)

9 . Overhang Face : menegecek adanya face / permukaan yang menggantung di udara. Permukaan alas / dasar objek akan dianggap overhang juga , namun itu tidak masalah karena alas ditopang oleh heat bed 3D printer. Yang jadi masalah adalah permukaan -permukaan /faces yang menggantung di udara.
Mengambil penjelasan dari : http://wiki.ultimaker.com/Guide_to_Blender_for_3D_printing#Overhang

When printing without support material, there is a limit to the extent to which faces can overhang. This is a physical limitation which varies depending on the material and the printer but 45 degrees is a common default.

salah satu cara menanganinya adalah dengan “support material”  seperti gambar berikut:

sumber: http://www.3ders.org/articles/20130924-meshmixer-2-is-out-with-new-support-material-system-for-3d-printing.html

perhatikan objek-objek silinder yang menopang badak di atas.. yup itu maksud saya tentang “support material”

Ok  bagian terakhir

snapshot326Addon ini juga menyediakan fitur memperbaiki distorted faces dan membuang vertex dan edge yang terisolasi

Bagian terakhir adalh fitur export ke berbagai macam file format. tentu yang paling umum untuk 3D printing adlah stl . Jika tadi kita sudah mengatur ukuran satuan Blender pada langkah sebelumnya  kita tidak perlu melakukan scale lagi di aplikasi slicer.

Sekian dari saya WAllahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s